You are here : Home Serba Serbi Salam sekuler Imam dalam Misa, bolehkah?

Salam sekuler Imam dalam Misa, bolehkah?

Kadang-kadang pastor masih melakukan salam sekuler dalam Misa, misalnya:”selamat pagi,apa kabar pagi ini.”  Apakah “salam sekuler”seperti itu dapat disampaikan oleh imam, setelah misalnya imam membuka Misa dengan salam liturgis?

Mengapa sang imam tersebut membuat “salam sekuler” dalam Misa? Apakah maksudnya untuk mencairkan suasana yang kaku dan formal?  Kalau begitu, buatlah agar salam liturgis sungguh menyapa atau menyentuh dan sekaligus menyadarkan umat akan kehadiran dan penyertaan Tuhan serta “misteri Gereja yang sedang berkumpul”(PUMR no.50).

 

Sumber: Buku Tanya Jawab Pengetahuan (minimum) Hidup Menggereja, disusun oleh Johanes K. Handoko, Ketua Panitia Perayaan 30 Tahun Gereja Katolik Trinitas, Paroki Cengkareng, 2008


blog comments powered by Disqus