PENGUMUMAN
2 Kunci Untuk Perkawinan Bahagia
Artikel - Keluarga
Friday, 10 January 2014 10:13

Hampir semua perkawinan dimulai dengan perayaan yang meriah. Bersama keluarga dan para sahabat, setiap pasangan memiliki banyak harapan dan mimpi yang indah untuk kebersamaan mereka di masa mendatang. Tetapi jalan menuju perkawinan yang bahagia itu jauh dari mudah. Statistik perceraian dewasa ini membuktikan bahwa banyak pasangan yang memilih untuk tidak mau lagi berjalan bersama dalam perkawinan dan memilih untuk bercerai.

Memang mudah untuk hanya menyalahkan angka perceraian yang tinggi pada hal-hal seperti tidak adanya kualitas waktu kebersamaan, membiarkan kepahitan dan penolakan tumbuh dalam hati masing-masing, dan ketidakmampuan untuk membangun komunikasi yang baik antara satu dan lainnya. Tidak ada habis-habisnya buku, artikel, dan seminar yang mencoba mengupas dan memberitahu bagaimana caranya untuk meningkatkan relasi dalam perkawinan. Memang kualitas waktu, pengampunan dan komunikasi adalah hal-hal yang vital dalam menciptakan perkawinan yang bahagia, tetapi pada saat hal-hal tersebut tidak terjadi dalam perkawinan, ini menjadi tanda adanya masalah yang lebih rumit lagi yang sebenarnya sedang terjadi. Selama masalah itu tidak dicoba ungkapkan dan dipecahkan bersama, maka tidak akan ada usulan-usulan perbaikan yang dapat berjalan dengan baik.

Untuk mengetahui apa yang diperlukan bagi sukses relasi perkawinan, marilah kita baca kutipan ayat-ayat Kitab Suci berikut ini:

 

Read more...
 
Khotbah Santo Fransiskus untuk Burung-Burung
Renungan - Mari Merenung
Saturday, 05 October 2013 17:49

Kita sering mengasosiasikan Santo Fransiskus dari Assisi dengan burung. Ada cerita dari abad ke-13 tentang St. Fransiskus yang berkhotbah kepada burung-burung di pohon. Lukisan terkenal oleh Giotto menggambarkan St. Fransiskus yang dengan rendah hati mengagumi burung-burung di tanah, tangannya terlihat sedang memberkati burung-burung itu. Dalam gambar-gambar St. Fransiskus yang populer sekarang ini, kita melihat burung-burung yang mengelilingi kepala atau bertengger di bahunya. Dan banyak juga para pengagum St. Fransiskus yang menempatkan gambar dari Santo penyayang binatang ini di sangkar-sangkar burung peliharaan mereka.

St. Bonaventura menulis tentang St. Fransiskus dari Asisi yang sedang berjuang untuk menentukan pilihan selanjutnya: pensiun dari dunia dan mengabdikan diri sepenuhnya pada doa atau ia harus terus bepergian sebagai seorang pengkhotbah Injil? Untuk menjawab pertanyaan ini, St. Fransiskus mengirim seorang Saudara untuk mencari nasihat dari dua rekannya yang paling terpercaya: Saudara Sylvester dan Santa Clara yang Suci dan saudara perempuannya.

Read more...
 
Doa/Berkat untuk Hewan
Artikel - Lingkungan Hidup
Friday, 04 October 2013 02:01

Teman-temanku, tahun ini Paroki Trinitas, Cengkareng tidak mengadakan pemberkatan pet/hewan peliharaan karena adanya pekerjaan renovasi gedung gereja.  Di sini kami sajikan doa dan berkat untuk pet.

1. Silakan siapkan suasana yang mendukung.

2. Pasanglah lilin dan bacalah Kitab Suci dari Kejadian 1 : 1 - 31.

3. Kalau ada air suci, boleh memerciki pet dengan air suci setelah doa berakhir.

4. Berkat Hewan St. Fransiskus (dengan melakukannya sendiri)

Read more...
 
Karya Baru Di Tempat Baru Bersama Roh Kudus
Artikel - Romo Menyapa
Tuesday, 01 October 2013 20:05

Dalam kehidupan sebuah Paroki, selalu saja ada yang datang dan yang pergi.  Umat datang dan pindah dari Paroki untuk bermukim di tempat lain yang baru. Begitu juga dengan para gembala umat yang berkarya di Paroki.  Kalau ada Romo yang datang untuk berkarya di Paroki, pasti ia akan disambut dengan sukacita dan ketika harus pergi untuk mengemban karya selanjutnya, pasti Romo tersebut akan selalu diingat dan dikenang oleh umat yang pernah digembalakannya.

Paroki Trinitas minggu ini akan mengucapkan selamat jalan kepada Romo Antonius Widiatmoko, OMI yang sudah selama 5 tahun berkarya di tengah-tengah kita.  Saya harus mengakui bahwa sebagai Pastor Kepala Paroki, saya senang dan suka memberi tugas-tugas yang berat kepada rekan-rekan saya dalam rangka  delegasi atau pembagian tugas karya pastoral.  Maka kedatangan Romo Widi ke Cengkareng membuat saya langsung memberi tugas yang cukup berat kepadanya.  Syukurlah Romo Widi juga senang menerimanya. Tentu saya yang lebih senang karena tugas saya menjadi lebih ringan. Kita sebagai Paroki perlu bersyukur serta berterima-kasih atas keseriusan dan tanggungjawab penuh Romo Widi  saat menjalankan tugasnya sebagai Ketua 1 PGDP, Romo Stasi Sta. Maria Imakulata, dan Romo Pendamping PPG Sta. Maria Imakulata dan Panitia Pengembangan Paroki Trinitas (P3T), ditambah lagi sebagai Romo Pendamping dari sejumlah Seksi dan Wilayah tertentu di Paroki ini.  Semua talenta yang ada padanya dikembangkan selama berkarya di Paroki ini. Dari penyanyi kamar mandi hingga akhirnya  berani naik panggung dan membuat rekaman lagu, juga secara rutin aktif dalam siaran radio siraman rohani pagi.  Terima kasih, Romo Widi, kami akan " miss you" – kehilangan dan kangen.  Kami tetap akan mendoakan Romo dalam karya yang baru yang sangat penting buat Kongregasi OMI yaitu pembinaan para frater dan bruder OMI.  Proficiat Romo Widi sebagai Rektor Seminari Tinggi OMI di Condongcatur, Yogyakarta.

Read more...
 
Surat Pamitan Rm. A. Widiatmoko, OMI
Artikel - Romo Menyapa
Tuesday, 01 October 2013 19:47
Ytk. Para Pastor Paroki, Dewan Paroki Pleno Trinitas, Dewan Stasi Sta Maria Imakulata, Dewan Stasi Sto Vincentius Pallotti, para Suster dan segenap umat Paroki Trinitas.

"Menjadi seorang imam berarti menjadi seorang rasul Allah yang hendaknya selalu siap melaksanakan perutusan yang dipercayakan kepadanya".

Tidak terasa genap lima tahun sudah saya berkarya di Paroki Trinitas, sejak bulan September 2008. Selama 5 tahun ini saya banyak belajar dari Anda sekalian, dan saya sangat mensyukurinya di hadapan Allah. Banyak hal positif yang telah dapat kita capai bersama di Paroki kita tercinta ini. Semuanya itu terjadi karena semangat persaudaraan dan kerjasama antar kita, sukacita dan kemurahanhati, dedikasi dan pelayanan, namun utamanya penggeraknya ialah Roh Kudus yang berkarya dalam dan melalui kita. Saya berdoa semoga hal-hal positif yang saya temukan dalam diri Anda sekalian ini selalu menjadi ciri utama umat Paroki Trinitas.

Read more...
 
Surat Gembala Hari Pangan Sedunia 2013
Artikel - Romo Menyapa
Tuesday, 01 October 2013 19:43

(Disampaikan sebagai pengganti Homili, pada Misa Sabtu/Minggu, 28/29 September 2013)

 

Makin Beriman, Makin Bersaudara, Makin Berbela Rasa Melalui Pangan Sehat

 

Para Ibu dan Bapak, Suster, Bruder, Frater,

Kaum muda, remaja dan anak-anak yang terkasih dalam Kristus,

1.  Setiap tanggal 16 Oktober Gereja Katolik ikut memperingati Hari Pangan Sedunia sebagai wujud keterlibatan Gereja di tengah kecemasan dan keprihatinan dunia ini. Sehubungan dengan peringatan itu, baiklah kita merenungkan beberapa hal.

2.1. Pada tanggal 5 Juni 2013 yang lalu, Bapa Suci Fransiskus menyampaikan pesan yang sangat berharga untuk kita renungkan dan langsanakan. Beliau mengajak kita untuk menghindari pemborosan makanan. Dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia, pesan itu menjadi sangat tajam karena beliau juga mengatakan bahwa jika kita memboroskan, menyia-nyiakan dan membuang makanan, kita merampok orang-orang miskin dan lapar!

2.2. Kata-kata Bapa Suci sungguh patut kita renungkan karena di sekitar kita masih banyak orang lapar, bahkan kelaparan. Menurut data Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa, satu dari tujuh orang di dunia ini kekurangan makan. Prosentase orang yang kelaparan itu makin besar di negara-negara yang sedang berkembang, apalagi yang masih terbelakang. Dari lain pihak sangatlah menyedihkan karena menurut organisasi yang sama, di seluruh dunia ada 1,3 milyar ton makanan dibuang setiap tahun. Kondisi yang sangat memprihatinkan ini mendorong Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengangkat tema “Pikir, Makan dan Selamatkan” untuk hari lingkungan hidup 5 Juni yang lalu. Terjemahan tema itu ke dalam Bahasa Indonesia adalah “Ubah Perilaku dan Pola Konsumsi untuk Selamatkan Bumi”. Keprihatinan ini pulalah yang menggerakkan Bapa Suci untuk menyampaikan pesan di atas.

 

Read more...