You are here : Home Artikel Lingkungan Hidup Matikan Listrik? Bagaimana?

Matikan Listrik? Bagaimana?

Pada Sabtu, 23 Maret 2013, pkl. 20.30-21.30, kita diharapkan untuk ikut ambil bagian dalam JAM BUMI, yaitu dengan mematikan lampu dan perangkat elektronik berbasis listrik yang tidak sedang digunakan.  Tentu, kegiatan ini bisa terus kita lakukan dan jadikan kebiasaan dalam hidup kita sehari-hari, sehingga selain kita menghemat biaya pemakaian listrik yang harus kita bayar, kita juga memberikan sumbangsih keprihatinan kita akan pemanasan global.

Bagaimana cara menghemat listrik sehari-harinya?

1.  Matikan lampu yang tidak diperlukan.  Biasanya, di malam hari kita cukup banyak menyalakan lampu untuk menjadi penerang baik di dalam maupun di luar rumah.  Cobalah untuk kembali mengevaluasi kegunaan nyala lampu-lampu di malam hari.  Matikan yang tidak diperlukan.

2.  Matikan pendingin ruangan jika kita tidak ada di dalam ruangan.  Dapat juga ditempuh cara menyalakan pendingin ruangan beberapa saat sebelum ruangan kita gunakan.

3.  Bagi yang bekerja di kantor, kita dapat mematikan lampu dan pendingin ruangan sebelum kita meninggalkan ruang kerja.  Jangan biarkan lampu dan pendingin ruangan menyala terus untuk akhirnya baru dimatikan oleh petugas kebersihan atau petugas jaga kantor.

4.  Matikan alat-alat elektronik lainnya yang tidak sedang dipakai.  Yang sering terjadi adalah kita membiarkan perangkat komputer untuk terus menyala sepanjang hari - atau sekian jam sehari.

5.  Memanfaatkan sinar matahari untuk menjadi pembangkit listrik.  Daripada menggunakan alat pembuat air panas yang menggunakan listrik, kita dapat memilih untuk menggunakan alat pembuat air panas yang memanfaatkan energi matahari.

6.  Membuka tirai dan jendela di pagi dan siang hari sehingga sinar matahari masuk ke dalam rumah untuk menjadi pengganti lampu.

7. Dan lainnya.

Selain menghemat listrik, kita juga dapat mengurangi pemanasan global dengan cara hemat bahan bakar.  Maka, penggunaan kendaraan roda dua maupun roda empat berbasis bahan bakar dapat coba kita kurangi dengan cara: (1) Memilih untuk berjalan kaki atau bersepeda untuk jarak tempuh dekat; (2) Mengajak teman atau tetangga untuk bersama-sama pergi ke tempat kerja dalam satu mobil dengan maksimal penumpang; (3) Memilih untuk menggunakan kendaraan umum; (4) Mematikan mesin mobil dan pendingin mobil saat harus menunggu - adalah lebih baik untuk menunggu di luar mobil daripada duduk di dalam mobil dengan mesin dan pendingin mobil yang terus dinyalakan, dan lain sebagainya. (disusun dengan bantuan berbagai sumber/ts)


blog comments powered by Disqus